Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan barcode reader yang jamak digunakan di ritel-ritel dari skala kecil (minimarket) hingga be sar (hypermarket). Sampai saat ini, barcode sudah mencukupi kebutuhan TI ritel dan manufaktur. Lantas, untuk apa QR Code? Siapa yang disasar oleh QR Code sebagai pengguna akhir? Cameraphone adalah jawabannya. Saat ini, hampir semua ponsel midend yang beredar di pasaran telah dilengkapi dengan kamera, web browser, e-mail client, RSS reader, dan aplikasi Internet lain nya.

Di Jepang, penggunaan cameraphone telah sangat luas, bahkan melampaui pengguna cameraphone di AS. Oleh karena itulah, wajar bila QR Code saat ini paling banyak digunakan di Jepang. Namun, seiring dengan penetrasi cameraphone (seperi iPhone dari Apple) yang semakin meluas, penggunaan QR Code pun diramal kan akan meroket. Pengguna cameraphone bisa memotret QR Code di mana saja (di bungkus makanan ringan, sampul majalah, sampai baliho dan poster di pinggir jalan) dengan cameraphone, kemudian se cara otomatis aplikasi yang ada di dalamnya akan menjalankan instruksi yang terkandung di dalam kode. Hal ini tentu lebih praktis ketimbang Anda membaca iklan yang menyertakan URL atau alamat email, kemudian mengetikkannya se cara manual di ponsel, bukan?
Title : QR Code Reader
Description : Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan barcode reader yang jamak digunakan di ritel-ritel dari skala kecil (minimarket) hingga be sar ...