• L3
  • Menu Kiri 1
  • Menu Kiri 2
  • Menu Kanan 1
  • Menu Kanan 2

Medi Komputer

tutorial komputer service merakit laptop dan cara merawat komputer

  • Home
  • Tutor Seo
    • Meta
    • Do follow
    • Generator
    • Alexa
    • Friendly
    • Rangking
    • Search Engine
    • Traffic
    • Sitemap
    • Bing
    • Google
    • Webmaster
    • Pengunjung
    • Google Panda
    • Pengunjung
  • Template
    • Blogger
    • Wordpress
    • Joombla
    • Magazine
    • Template Seo
    • By Kolom
    • Template Toko
  • Widget
    • Sidebar
    • Alexa
    • Iklan
    • Pasang
  • Gadget
    • Harga
    • Android
    • Blackberry
    • Samsung
    • Iphone
    • Nokia
    • Imo
    • Symbian
    • Tablet
    • Smartphone
    • Sony
  • Trik Gratis
    • Internet Gratis
    • Inject
    • SSH
  • Operator
    • Telkomsel
    • Indosat
    • Smartfren
    • Three 3
    • Axis
    • Modem
    • Paket
  • Laptop
    • Thosiba
    • Axio
    • Asus
    • Acer
    • Lenovo
    • Apple
    • Dell
  • Materi Kampus
    • Kampus
    • Teknik Informatika
    • Sistem Informasi
    • Belajar PHP
    • Belajar Database
    • Belajar Sql
    • Belajar Program
    • Belajar Algoritma
    • Belajar Binary
    • Belajar HTML
    • Belajar Java Script
    • Belajar Sql
    • Belajar CSS
    • Belajar Jquery
    • Belajar Praggaming
    • Belajar CMS
    • Belajar Sql
    • Bab Kuliah
    • Materi Kuliah
    • Skripsi
Home » Informasi » INTERNET » Melindungi Anak di Dunia Maya

Melindungi Anak di Dunia Maya


Internet seperti dua sisi mata  uang. Di satu sisi, ia  membuka jendela wawasan  yang lebih luas bagi  penikmatnya. Tapi, di sisi lain,  dampak negatif yang datang  dari Internet begitu banyak  dan beragam.  Bagi anak-anak, ancaman  dari jagat maya ternyata begitu  mengkhawatirkan. Selain kekhawatiran  soal maraknya  konten berbau pornografi, Internet  bisa membahayakan keselamatan  anak-anak.  Tahukah Anda bahwa 96  persen anak-anak (berusia 10-  17 tahun) telah terpapar pengalaman  negatif saat mengakses  Internet. Itulah hasil riset yang  dilakukan oleh Symantec dalam  program Norton Online  Family Report 2010 di Indonesia.  Responden riset yang digelar  selama April itu adalah 499  orang dewasa yang berusia 18  tahun ke atas, termasuk 102  orang tua yang memiliki anak  berusia 10-17 tahun. Lalu responden  lain adalah 112 anakanak  (berusia 10-17 tahun).  Menurut Effendy Ibrahim,  Norton Internet Safety Advocate  and Norton Business Lead  untuk Asia, hal negatif yang  menimpa anak-anak antara  lain pornografi, teks berbau  seksual, virus komputer, orang  asing, dan pelecehan. Hal yang  menyedihkan, ternyata hanya  76 persen orang tua yang mengetahui  hal tersebut,  katanya.  Artinya, hanya satu dari tiga  orang tua di Indonesia yang tahu  apa saja yang diakses anakanaknya  saat menjelajahi Internet  di rumah. Hal ini sejalan  dengan kesimpulan 36 persen  anak-anak bahwa  mereka menyadari  orang  tua mereka tak  menaruh perhatian  atas kegiatan  anak-anak itu di  Internet.  Lalu sebanyak  75 persen anakanak  merasa mereka  sudah lebih  aman dan lebih berhati-  hati ketimbang  orang tua mereka.  Penyebabnya, mereka  berhadapan dengan  orang tua yang  ketinggalan informasi  alias gagap teknologi.  Menurut Effendy,  orang tua sebetulnya  bisa menetapkan aturan-  aturan tersendiri  bagi putra-putrinya saat  mengakses Internet.  Norton sendiri memiliki  layanan bernama Online Family,  yang bertindak seperti peranti  lunak Parental Control.  

Bedanya, kata Effendy, Norton  Online Family memungkinkan  terjadinya komunikasi  yang intensif antara anak dan  orang tua.  Anak-anak tahu  bahwa orang tua sedang mengawasi  mereka dan orang tua  akan terdorong untuk menjalin  komunikasi dengan anakanaknya,   katanya.  Norton Online Family menyediakan  pengelolaan aturan  demi aturan secara mudah.  Pengaturan bisa berupa pembatasan  situs-situs apa saja  yang bisa diakses anak, pengaturan  user ID dan password  untuk tiap anak, pembatasan  waktu akses Internet, sampai  pembatasan pengunduhan.  Sistem akan mengirim notifikasi  berupa e-mail kepada  orang tua apabila anak-anaknya  melanggar pengaturan tersebut.   Dari sini orang tua mestinya  menjalin dialog dengan  anak-anaknya soal mengapa  aturan tersebut dilanggar, kata  Effendy.
Posted by Unknown on Sabtu, 17 Juli 2010 - Rating: 4.5
Title : Melindungi Anak di Dunia Maya
Description : Internet seperti dua sisi mata  uang. Di satu sisi, ia  membuka jendela wawasan  yang lebih luas bagi  penikmatnya. Tapi, di sisi lain,  dam...
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

0 Response to "Melindungi Anak di Dunia Maya"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Adv

Copyright © 2012 Medi Komputer - All Rights Reserved